web analytics

Mimpi bogor

Selamat datang di black group, ini merupakan tulisan ke-3 setelah Prof Sjafri dan Kang MT yang berisikan sisi gelap dari Bogor, merupakan postingan berantai yang dibuat oleh blogor (Blogger Bogor), mengangkat hal negatif Bogor dan memberikan usulan perbaikan tentunya.

Menanggapi postingan prof sjafri tentang perlunya pemerintah untuk menanggapi aspirasi warga, mengajak saya bermimpi di Bogor ada musyawarah warga, dimana warga Bogor bisa berdialog langsung dengan para wakil nya dan juga pemerintah, namanya juga berandai-andai jadi sah saja khan :).

Istilah anak negara yang digagas kang MT seperti membawaku ke beberapa saat yang lalu saat saya menonton TV, disana diceritakan bahwa orang indonesia bermental lemah karena ada tertulis, fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara ( UUD 1945 pasal 34 ayat 1).

Saya membuat komunitas pecinta Bogor dengan harapan dapat tumbuh kecintaan akan Bogor baik kota dan kabupaten, di komunitas itu warga Bogor bisa memberikan aspirasinya untuk kebaikan Bogor. Salah satu kegiatan yang didukung oleh komunitas itu adalah Sekolah Bersama Yuk yang digagas oleh Mojang Jajaka Kota Bogor, yakni memberikan tambahan pelajaran kepada anak tidak mampu di Bogor, berharap dengan memiliki pendidikan yang cukup dapat merubah pandangan mereka akan masa depan.

Masalah yang akan saya angkat berkaitan dengan Bogor yang sekarang dikenal dengan kota angkot ada juga yang bilang Bogor sebagai kota sejuta angkot. Saya pribadi enjoy dengan angkot yang ada di Bogor, tapi ya jangan kebanyakan juga kali :), angkot masih dibutuhkan masyarakat Bogor karena seperti kita tahu bahwa Bogor adalah kota hujan, angkot membantu masyarakat Bogor terhindar dari hujan.

Untuk mengatasi angkot yang semakin banyak pemerintah Bogor memberlakukan sistem shift, ada shift A, B dan C, setiap hari ada 2 shift yang boleh beroperasi misalkan A dan B, sedangkan shift C tidak boleh beroperasi, dengan harapan jumlah angkot yang beroperasi menjadi semakin sedikit. Benarkah? Sesudah pelaksanaan shift tersebut dilakukan penambahan angkot 14 yang melayani Sukasari – Pasir Kuda – Bubulak. Well?

Menurut saya coba saja pemerintah bisa tegas dengan tidak lagi menambah jumlah angkot yang ada, bahkan jika perlu dikurangi, pasti jumlah angkot di Bogor bisa berkurang. Adanya ketidakpuasan dari pengusaha angkot seharusnya disandingkan dengan ketidakpuasan warga Bogor dalam menggunakan jalan karena jalan adalah milik nenek moyang kita bersama.

Akhir kata terima kasih sudah membaca postingan ini, selanjutnya silahkan melanjutkan ke blog kawan saya yang gantengnya tidak terkira sampai-sampai tak kentara

sumber:

Poskota

Kota Bogor

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
21 comments on “Mimpi bogor
  1. Pingback: Cerita Berantai #2: Bogor | blogor.org

  2. pertama kali ke bogor, memang kesan yang menempel di kepalaku adalah banyaknya angkot :D, semoga chandra dkk bisa terus menyuarakan aspirasi untuk kebaikan bogor yaa, semangkaa :)

  3. Pingback: Ibu-ibu yang Berada di Jalanan « BogorWatch

  4. Pingback: Sopirku Idaman | utamiutar.boogoor.com

  5. Pingback: James Bond Sopir Idaman | utamiutar.boogoor.com

  6. Pingback: » Macet Level Dewa Miftahgeek

  7. Pingback: Kabut malam di Buitenzorg | Catetan kecil httsan

  8. Pingback: James Bond Sopir Idaman | utami utar

  9. Setauku kota bogor sekarang terkenal dengan kota sejuta angkot dan kota hujan, cuma herannya tuch angkot sdh segitu banyak masih tetep nambah, apa untung juragan angkot ama supirnya ?

  10. Pingback: James Bond Sopir Idaman | utamiutar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge